Hujan, Sendu dan Tawa

Oleh: Astutik

Kala itu hujan datang mengguyur desaku

Duka dan tawa menemani setiap insan

Tempat ibadah jadi pengayom dan pusat warga

Semua berkeluh dan gembira karena guyuran rahmat

Kesenduan guyuran itu semakin terasa

Hujan sendirian tanpa teman

Hanya melihat tawa seseorang idaman

 

07-24-2016

 

 

You may also like

Kumpulan Puisi Sendu

Kosong   aku sebatang pohon aku setangkai ranting