Beranda / Intermezo / Cerpen

Cerpen

1 Ini pagi ketiga semenjak kematian istriku. Nampaknya kesedihan belum pula untuk sudi mampir padaku. Aku cukup sungkan pada seluruh sanak saudara, kolega, tetangga. Kesedihanku tidak terlihat sama se...

Oleh : Abdul Majid* “Hanya perjaka yang boleh mengambil pusaka milikku.” Bisikan itu Ia peroleh dari pertapaannya selama tiga purnama di sebuah hutan di Banten sana, begitu kata Ambu padaku ketika per...

Desa Cibiyut namanya, tak terlalu besar wilayahnya, luasnya hanya dua puluh lima jengkal kaki ibu raksasa. Hiduplah seorang gadis bernama Lugu, bukan tukang jamu, suka pakai baju sexy bergincu setiap ...

Oleh: Lian Ahmad F* Dia adalah Andrianti, seorang perempuan yang menurut teman-temanku yang selalu seksis itu; cantik. Banyak orang yang suka padanya mulai dari adik kelas sampai kakak kelas, dari yan...