Puisi

Puisi

Kampus Rakyat kok Menjerat? Semburat kebahagiaan terpancar dari wajahnya. Kupu-kupu ria sesaat tersebar ke kedua orang tua. Keluarga, teman sebaya, sahabat SMA bahkan seluruh tetangga mendengarnya. Seakan angin ...
0

Kudengarkan teriak-sorai Penuh gemuruh kekosongan sebelum maghrib, perjalanan sebelum pulang   Kudengarkan teriak-sorai Penuh gemuruh kekosongan Pada jalan dengan pemudik dari gawainya Tanpa suara, tanpa jiwa   Menghadap ...
0

Pagi, Siang, Sore, Malam Latihan Tadi pagi hujan basah sekali, air matanya bucar penuh keterlepasan Tadi pagi hujan ramai sekali, menumpahkan harapan-harapan Tadi pagi hujan sakit sekali, menampung ...
0

IBU; ABADI DALAM MEMORI   Masih nampak jelas kerut pipimu pagi itu Didalamnya mengabur berbagai peristiwa: Carut marut kehidupan, air mata bahagia, guratan murka, hingga suka cita malam ...
0

MENJADI WISANGGENI Masih terjaga nona? Ingin secangkir teh? Atau sepotong hati? Jika nona berkenan Akan saya buatkan Teh yang gulanya dari luka saya sendiri Cukup getir untuk dinikmati ...
0

Ibu Aku Ingin Pulang Ibu aku ingin pulang Tapi ribuan rasa ingin menghalangiku, Bersama ratusan cita-cita yang membentenginya Dia mendekapku, memborgolku dengan rantai rantai kekuatan dan dikunci dengan ...
0

Requiem Maria   Sudah kutata bulan bulan Di tiap malamku, Maria Sudah ku rapikan baju dan keyakinanku Kumainkan lagu dalam Hatiku Biar tak ada lagi sukar diriku Saat ...
0

Ibu Pertiwi Meski masih dalam buaian ibu Meski masih berbahasa ibu Nyatanya kita masih takut juga Dan kita semakin hilang percaya Dengan ibu sendiri, ibu pertiwi.   Bahkan ...
0
lpm rhetor

Toilet Terima kasih untuk Tuhan yang telah sudi membayar dua ribu rupiah Untuk kucuran air dosaku yang tumpah di kamar kecil rumah-Mu Hanya malu sanggup kubayar padaMu panggil ...
0

Tanah Ibu Pertiwi untuk Siapa? Pagi ini rakyat bersorak disambut suara riuh kontraktor Tak berselang lama, rakyat bersorak disambut suara megaphone yang menggelegar di telinga rakyat yang sedang ...
0