Requiem Maria Sudah kutata bulan bulan Di tiap malamku, Maria Sudah ku rapikan baju dan keyakinanku Kumainkan lagu dalam Hatiku Biar tak ada lagi sukar diriku Saat kita bertemu Biar mampu kuget...
Ibu Pertiwi Meski masih dalam buaian ibu Meski masih berbahasa ibu Nyatanya kita masih takut juga Dan kita semakin hilang percaya Dengan ibu sendiri, ibu pertiwi. Bahkan kabarnya ada yang ingin...
Toilet Terima kasih untuk Tuhan yang telah sudi membayar dua ribu rupiah Untuk kucuran air dosaku yang tumpah di kamar kecil rumah-Mu Hanya malu sanggup kubayar padaMu panggil aku lain waktu -M...
Tanah Ibu Pertiwi untuk Siapa? Pagi ini rakyat bersorak disambut suara riuh kontraktor Tak berselang lama, rakyat bersorak disambut suara megaphone yang menggelegar di telinga rakyat yang sedang bersa...
Sajak Pelajar Kami adalah pelajar Serupa tahanan politik, para petani tanam paksa yang diperintah Jenderal Van Den Bosch, Para buruh perusahaan. Kami buta oleh persoalan-persoalan kebutuhan Dia...
Di Suatu Malam Tuhan Suatu malam, di depan rumah-Mu Ku saksikan orang berbondong-bondong Bertamu Menemui-Mu Dengan senyuman, haru kerinduan, sesal, juga keluh. Mereka saling bertegur, menjabat tangan,...
Oleh: Nabil Muhammad* Angkuh Telah dimulai perjalanan tak kenal batas Perkawinan dunia nyata dan khayalan Melahirkan nafsu dan keinginan Berkembang dan mengembara dengan rakus &nb...
Oleh: M. Jia Ulhaq Hilir musim telah berganti, rakyat sudah menanti . Datang musim di pagi hari, dengan aroma melati berbau musim semi. . Pemilik kebun silih berganti untuk menanam kembali . Bu...
Oleh: Indahhik* Beban yang kau tanggung di punggung Tak pernah kau bagi pada yang bergantung Tubuh yang semakin ringkih Tak mengurangi semangat gigih Olehmu cinta dan kasih seolah tak pernah ha...
Teruntuk negeriku yang katanya damai (tapi bohong) Juga teruntuk bapak ibu pejabat yang sering sekali berbohong Kalian minta kami belajar, sudah belajar tapi aspirasi kami tidak kalian dengar Kalian m...














