lpmrhetor.com – Kegiatan santriwan santriwati di Pondok Nawasea terhambat karena dilanda banjir pada Selasa (05/03). Selama musim penghujan, wilayah D.I.Yogyakarta kerap diguyur hujan deras bahkan sampai menimbulkan banjir, tidak terkecuali di Pondok Pesantren Nawasea.
Pondok Pesantren yang terletak di Jl. Wonosari Kilometer 7,9 Sekarsuli RT 5/Rw 23 Yogyakarta diguyur hujan deras sejak ashar hingga malam. Dikarenkan intensitas hujan dan debit air yang banyak menjadi salah satu faktor kawasan Pondok Pesantren Nawasea kebanjiran. Hal lain yang mendukung penyebab banjir adalah meluapnya selokan di kawasan pondok yang tidak cukup lagi menampung air hujan.
Santiwan dan Santriwati di Pesantren Nawasea tidak hanya mahasiswa penerima bidikmisi UIN Sunan Kalijaga, namun juga siswa siswi SMP Sunan Averroes. Semua dari mereka merasakan kebanjiran di kawasan pondok yang setinggi betis orang dewasa.
Meluapnya aliran dari selokan tentu saja berdampak pada kegiatan di kawasan Pondok Pesantren Nawasea. Banjir sudah menyebabkan kegiatan santriwan santriwati terhambat.
Pada hari biasa, kegaiatan normal di Pondok Nawasea menghadiri kegiatan belajar pada waktu tertentu. Namun karena banjir, kegiatan belajar malam pun tidak bisa dilaksanakan karena kondisi kelas yang tergenang air.
“Gara-gara banjir kita jadi susah. Mau cari makan susah, jadinya kita berjalan di genangan air. Menghambat kegiatan belajar mengajar,” keluhan Annisa W.D. mahasiswi UIN Sunan Kalijaga di Pondok Pesantren Nawasea.
Kondisi banjir di kawasan pondok juga membuat para santriwan santriwati merasa kurang nyaman. Lebih lanjut Annisa memberi keterangan bahwa banjir menyebabkan kemunculan ular di jalan menuju Pondok Nawasea karena dekat dengan sawah.
Selain menghambat kegiatan belajar mengajar dan menimbulkan ketidaknyamanan, banjir di kawasan pondok nawasea memunculkan rasa kekecewaan bagi beberapa santri mahasiswa.
“Karena kita sudah bayar, harusnya kita mendapatkan fasilitas yang bagus dan terjamin juga,” ungkapan kekecewaan Astri N.
Banjir yang kali ini terjadi di Pondok Pesantren Nawasea bukanlah yang pertama. Sebelumnya Pondok Pesantren Nawasea juga pernah kebanjiran. Santriwan santriwati berharap peristiwa banjir seperti ini tidak lagi terjadi, supaya kegiatan-kegiatan para santripun tidak terhambat[]
Reporter: Halimatus Sakdiyah
Editor: Ina Nurhayati
