Cerpen

Cerpen

Sapantuk wahyuning Allah, gya dumilah mangulah ngelmu bangkit, bangkit mikat reh mangukud, kukutaning jiwangga, yen mangkono kena ingaranan sepuh, lire sepuh sepi hawa, awas roroning atunggil. (Siapa yang ...
0

“Melakukan dosa dapat membuatmu bahagia,” ucap kakekku. “Dosa apa yang telah Kakek perbuat dahulu? Kakek tidak takut akan azab Tuhan? Atau jangan-jangan, Kakek tidak percaya akan azab? Jangan ...
0

1 Ini pagi ketiga semenjak kematian istriku. Nampaknya kesedihan belum pula untuk sudi mampir padaku. Aku cukup sungkan pada seluruh sanak saudara, kolega, tetangga. Kesedihanku tidak terlihat sama ...
0

Suatu malam di tepi dermaga, Ahmad duduk termenung menikmati dinginnya angin malam yang menghembus perlahan ke wajahnya. Tak sesekali ia mendongak ke atas, disaksikannya langit navi yang mengundang ...
0

Oleh : Abdul Majid* “Hanya perjaka yang boleh mengambil pusaka milikku.” Bisikan itu Ia peroleh dari pertapaannya selama tiga purnama di sebuah hutan di Banten sana, begitu kata ...
0

“On ne meurt qu’une fois; et c’est pour si longtemps!” Moliére, Le Dépit Amoureux (1656). 14 Mei 2019 Malam, di udara. Kali ini, mereka ingin menikmati mimpi dengan ...
0

Oleh : Arjuneda Semesta Di kamar 2 kali 3 meter miliknya. Ilana menghabisi dinding kamarnya dengan spidol warna merah. Ia mencoreti sekujur tubuh dinding, dalam pikiran Ilana, tak ...
0

Desa Cibiyut namanya, tak terlalu besar wilayahnya, luasnya hanya dua puluh lima jengkal kaki ibu raksasa. Hiduplah seorang gadis bernama Lugu, bukan tukang jamu, suka pakai baju sexy ...
0

Oleh: Lian Ahmad F* Dia adalah Andrianti, seorang perempuan yang menurut teman-temanku yang selalu seksis itu; cantik. Banyak orang yang suka padanya mulai dari adik kelas sampai kakak ...
0

Setiap yang akan mati barangkali mencoba meninggalkan tanda. Entah untuk sebuah wasiat, teka-teki hidup, kesedihan, atau sebuah cerita. Barangkali itu yang sedang coba kulakukan karena aku tahu, tak ...
0