Beranda / Intermezo / Cerpen

Cerpen

Oleh: Ni’amul Qohar* Embun yang biasa ada di pagi hari kini telah hilang. Butiran-butirannya yang bagaikan kristal mutiara tersebut telah digantikan rintikan air hujan. Yogyakarta telah memasuki...

Oleh : Isti Yuliana* Sejenak ku merebahkan diri. Lelah sekali rasanya, Namun, suasana pegunungan yang sangat tenang ini membuatku merasa nyaman. Mata ku terpejam dan kini telingaku menjadi lebih peka ...

Oleh: Majid Zaelan*   [dropcap] G [/dropcap] UNAWAN menambah laju kecepatan sepeda motornya, kilauan lampu jalan nampak seperti kilatan cahaya. Ia tak sadar kecepatan motornya sudah mencapai angk...

Oleh: Lajur Kiri*   Narasi 1 Suatu hari aku berjalan dengan temanku yang bernama Aber. Ketika itu, aku dan Aber mau pergi ke pasar, dia mau membeli cabe tetapi di tengah perjalanan dia berhenti d...

“Le, ngapain kau pulang?” laki-laki itu bertanya dengan nada sarkatis sambil mengambil sebatang rokok dari kotaknya. Jarinya mengapit batangan putih yang sarat tembakau itu dengan lihai, mengetuk-nget...