Puisi-Puisi Patah Hati

Sumber: pixabay.com

Oleh: Alang-Alang*

 

Sebuah Cerita dari Insomnia Buatan

Insomnia kali ini benar-benar akut

Serigala mulai berkelebat

Menciptakan mimpi buruk

Sebelum waktunya tidur

Keramaian sunyi membungkus pengap kamar tiga kali dua meter ini

Bersama kepulan asap asap sendu sigaret murahan

 

Aku mengingatnya sebagai satu kali pertemuan yang menjadi candu

Kali pertama yang tak kuharapkan menjadi akhir

Biar kali ini ia jadi objek

Tapi sungguh bukan aku subjeknya

 

Ada yang lain yang harus dijaga keutuhannya

Ah, begitu banyak ‘seharusnya’ yang menuntut sebuah keharusan

 

Sungguh tai!

 

Yogyakarta, 30 Juli 2018

 

 

Dua Batang Bunga Semak di Dalam Bingkai

Hari ini aku menemukan

Dua batang bunga semak

Yang aku tidak tahu apa nama genusnya

Keduanya lucu

Yang satu berbatang panjang

Yang satunya pendek

Keduanya serasi,

Kompak membuat bingkai fotoku menjadi tidak sepi

Tapi, atas nama sebuah moral,

Katanya perempuan dilarang memiliki keduanya

“Tidak etis!”

Tapi tetap saja, foto itu sudah terlanjur dicetak

 

Merapi, 3 Agustus 2018

 

 

Asap yang Dimakan Pantai

Kesederhanaan pasir hitam menyapa

Membangun kenangan yang sedang tertidur lelap

Pada kemewahan pasir putih yang kasar

Cintamu melompat menusuk mataku

Aku jatuh cinta sekali lagi setelah berkali-kali yang kesekian

 

Angin laut membawa rasa garam yang menyenangkan

Tapi ia nakal, memainkan asap sigaretmu seenaknya

“Rokokmu habis oleh angin, sayang.”

Tapi kamu diam dan tetap menyesapnya

 

Kita sama-sama menunggu

Senja yang datang untuk pergi

Melegam bersama ultraviolet yang menikam

Sedangkan kamu persis sepertinya

Merakit asa untuk kemudian bergegas

 

Lalu, untuk yang selanjutnya

Asap-asap nikotin menjalar di otakku

Dan menguap di udara

 

Glagahsari, 06 September 2018

 

 

*Alang-alang adalah nama iseng dari seorang perempuan ruwet yang sedang krisis jati diri. Beberapa puisi di atas ada yang sudah di upload di instagram dengan ditambah sedikit modifikasi. Penulis bisa dikepoin di akun instagramnya, @fqhrahmmmmm.

You may also like

Kumpulan Puisi Sendu

Kosong   aku sebatang pohon aku setangkai ranting