Beranda / Intermezo / Puisi

Puisi

Oleh: Astutik* [divider][/divider] Aku pandang jam ini aku mengingat Aku rasa suasana ini aku teringat Aku pegang udara ini aku mengkhayal Aku bicara air mata mengggelayut dalam ruang hampa Aku tering...

Oleh: Ken Jalanan kering kerontang, debu dan asap Menjadikan nuansa roman para demonstran Aspal menjadikannya saksi Saksi dari orang-orang yang berteriak Debu menjadi saksi Saksi orang-orang yang bero...

Oleh: Jamali* [divider][/divider] Buat apa jadi jurnalis Kalau kebenaran menjadi gratis Buat apa jadi jurnalis Kalau kesetiaan hanya pada artis Buat apa jadi jurnalis Kalau verifikasi tidak kritis Bua...

Percuma Harus berapa lama lagi aku berkenalan denganmu Uangku sudah tak cukup membeli buku-buku Padahal buku-buku yang dulu kumiliki, kini sudah menjadi abu (Agustus 2016) Puisi Buat Anton Dahulu, Ant...

Oleh: Astutik*   Sang fajar belum datang Aku sudah pergi meninggalkkan kenyamanan bantal Kedatanganku seakan ditunggu-tunggu dan disambut pandang menakutkan Dalam barisan aku bersembunyi Kabut ma...

Oleh: Astutik Kala itu hujan datang mengguyur desaku Duka dan tawa menemani setiap insan Tempat ibadah jadi pengayom dan pusat warga Semua berkeluh dan gembira karena guyuran rahmat Kesenduan guyuran ...

1...34567...9