Membedah Visi Misi Calon Perwakilan Mahasiswa Lewat Kampanye Monologis

Ilustrasi: pixabay.com

lpmrhetor.com – Kampanye Monologis untuk pemilihan ketua DEMA dan HMPS Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) digelar pada Rabu (12/12), kemarin. Kampanye yang berlangsung di taman Fakultas Tarbiyah tersebut dihadiri oleh calon-calon dari dua partai, yakni Partai Rakyat Merdeka (PRM) dan Partai Keadilan Rakyat (PKR).

Dalam agenda Kampanye Monologis tersebut, terdapat enam calon yang menyampaikan visi-misinya. Perwakilan dari PKR hanya terdapat Ariska Hawani yang menyalonkan diri sebagai Ketua HMPS prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Sedangkan lima yang lain berasal dari PRM.

Melalui vice note Whatsapp, Ariska memaparkan bahwa visi-misi yang diusungnya berkaitan dengan pendidikan anak yang berbasis Islami. Visi-misi tersebut, kata Ariska, masih berintegrasi dengan visi-misi FITK.

“Visi-misi teteh dalam pencalonan dengan visi-misi fakultas tentu ada kaitannya, karena kan pendidikan yang berbasis islami itu intinya. Ya, sama visi-misi teteh dalam mencalonkan inginnya gitu, mengedukasi kepada orang bahwasanya penting taHu tentang ilmu, mendidik anak secara islami,” jelasnya.

Berkaitan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Ariska juga mengaku telah menyusun visi-misi yang berhubungan dengan hal tersebut.

“Tri Dharma perguruan tinggi juga kan intinya pendidikan dan pengembangan masyarakat. Jadi, jelas ada kaitannya. Kalau nanti program kerjanya udah jalan dari visi yang udah dipaparkan tadi, itu jelas ada kaitannya dengan Tri Dharma tersebut. Apalagi kita itu kan Fakultas Ilmu Tarbiyah dididik menjadi seorang guru yang akan mendidik nantinya. Jadi, ya, jelas ada kaitannya.”

Berbeda dengan Ariska, Halimatus Sofiyah Calon Ketua HMPS PIAUD dari PRM dan Nadia Calon Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa dari PRM, hanya berpendapat seadanya saat dimintai kejelasan soal integrasi antara visi-misi yang diusungnya dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ia mengaku menggunakan visi-misi fakultas sebagai acuan dalam menyusun visi-misinya.

“Karena saya berada di ranah jurusan, di ranah program studi yang benar saya jadikan acuan itu ya visi misi dari fakultas itu sendiri, kita sesuaikan dengan apa yang sudah ada di fakultas, apa yang sudah disetujui oleh fakultas,” tuturnya.

Sementara itu, Riska Maulida sebagai Calon Ketua DEMA yang di usung oleh partai PRM juga kebingungan menjawab perihal yang sama tentang hubungan visi-misinya dengan visi-misi fakultas dan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Ya, itu di visi-misi udah jelas. Di visi saya itu udah ada, lah mbak, maksudnya udah masuk ke Tri Dharma itu, ya Tri Dharma Perguruan Tinggi itu ada pengajaran, penelitian, terus satunya apa?” kata Riska yang kemudian bertanya kepada rekan dan mencari di gawainya perihal Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Sementara Muqowim selaku Wakil Dekan III FITK, juga turut hadir memberikan sambutannya. Pada kampanye tersebut, beliau mengutarakan harapannya kepada para calon agar membuat program sesuai yang dibutuhkan guna mengatasi problem yang ada di masing-masing prodi maupun fakultas. Dalam pidato singkatnya ia menegaskan kepada calon kandidat untuk memberi perbaikan ke depannya.

“Saya pesan untuk kepada para calon utnuk menyampaikan program-program yang sifatnya adalah perbaikan sehingga bertolak dari kondisi yang saat ini ada. Masing-masing prodi baik dari lima prodi dan juga dari Dewan Eksekutif Mahasiswa,” tuturnya. []

Reporter: M. Nizarulloh & Dian Pratiwi

Editor: Fiqih Rahmawati

You may also like

Aksi Vandalisme, Potret Persoalan UKT yang Belum Usai

lpmrhetor.com – Jumat (15/03). Aksi vandalisme kembali terjadi.