Beranda / Intermezo / Puisi

Puisi

Oleh: Ihda Nurul Sholehah Karena setiap gundah harus bermuara Dan rindu harus terbayar bagai hutang Maka Kusampaikan gundah juga rinduku Pada alam yang makin hari makin garang Gundahku melihat adik ke...

By: Astutik   Merdeka itu ketika kita dapat tersenyum Merdeka itu ketika kita setiap hari ada sesua nasi Merdeka itu ketika anak-anak bebas mencari ilmu Merdeka itu ketika kita dapat bersuara jik...

By: Fahri Hilmi   Di negeri hijau berasap hitam, Lalu lalang langkah dan kota berserakan Subur makmur pula hilang dari pemahaman Di hadapan mata tanah surgawi Haknya ditanami makhluk bagi kehidupan ma...

Kami bertarung  dengan pena saja,belum cukup!! Kami menulis setajam apapun, belum tentu dibaca!! Kami menyuarakan dengan lembaran saja, pasti ujungnya jadi bungkus makanan bahkan dibuang!! Kami merasa...

Hay bung,,,,, Nada genderang telah  pecah menyerukan keruntuhan rezim 18 tahun yang lalu Harusnya negeri ini damai setelah kejadian di waktu itu Tapi nyatanya kebebasan masih dikengkang Kesejahterahan...

Oleh: Astutik   Goresan tinta yang kutorehkan Berbumbu harapan yang tak akan membuat putus asa Menggerakkan tangan mungil ini untuk perubahan Ahh mengkhayal!! Kekejaman penguasa telah mencekik me...

massa-aksi

Oleh: Astutik Disebut Pembawa keadilan, bukan Disebut pahlawan, bukan Disebut pemberontak, bukan Disebut memaksa, bukan Merebut apa yang menjadi emas Buat mereka yang minoritas Meluruskan sejarah adal...

Oleh: Astutik Aku tertawa bahagia dikatakan gila Aku bicara kritis dikatakan sudah tidak waras Aku sudah bertindak, tapi kamu bilang diam saja Aku sudah bekerja keras, tapi kamu bilang duduk termenung...

   Ilustrasi: wordpress.com Aku diam,aku tidur, dan aku bangkit, untuk indonesiaku           Aku majutanpa arah tujuan     &n...

Jika kau tanyakan rasa cintaku kepada negeri ini. Jangan tanya ! Kau tak akan sampai paham rasa kecintaanku Bahkan bisa mengalahkan cintamu pada 3 pacarmu sekaligus.   Jika kau  tanya rasa peduli...

1...456789