Aksi Solidaritas Front Keadilan Untuk Urut Sewu


(Rhetor_Online_UIN). Selama lima hari,27 organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Front Keadilan melakukan pembacaan situasi Nasional serta solusi mengahadapinya. Salah satu kasus paling mendapat sorotan ialah pengembalian tanah di Urut Sewu, Kebumen.

(Doc: Alvian)

Hari pertama dan kedua banyak ide yang disampaikan oleh masing-masingorganisasi. Mereka menuntut untuk segera menuntaskan konflik agraria antara warga dengan TNI, agar petani tidak kehilangan matapencaharian.
Setelah pembacaan, mereka sepakat melakukan aksi solidaritas. Front Keadilan yang beranggotakan 200 orang terbagi atas 100 orang menyetujui untuk melakukan aksi langsung di Urut Sewu dan  100 orang melakukan aksi di sekitar Yogyakarta.
Front Keadilan memulainya dengan melakukan aksi di pertigaan jalan Marsda Adisucipto, selasa (15/09). Wardan sebagai kordinator lapangan mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk solidaritas untuk pengembalian tanah yang diklaim oleh TNI.
“Selain kasus agraria masyarakat disana berhadapan dengan tentara yang akan menjadikan tanah tersebut sebagi tempat latihan menembak” kataWardan.
Sebagai anggota Komite Persiapan Federasi Mahasiswa Kerakyatan (KP-FMK)Wardan menambahkan bahwa aksi serupa akan terus berlanjut selama kasus Urut Sewu belum selesai. “kita akan terus menggalang persatuan yang lebih luas lagi untuk menekan supaya kasus urut sewu ini bisa diselesaikan,”tambahnya.
Aksi solidaritas yang dilakukansecara serentak dengan mengirimdelegasi langsung ke Kebumen tersebut bertujuan meluaskan gerakan bersama.  “kalau kekuatan menekan masih kecil maka kita akan terus meluaskan gerakan seluas-luasnya,” ungkapnya.
Selanjutnya Wardan juga mendesak supaya pemerintahan Jokowi ikut serta dalam menyelesaikan masalah Urut Sewu. Bahkan, berdasarkan peninjauan Rhetor_online, orasi yang disampaikan dari tiap organisasi satu suara mendesak pemerintahan Jokowi andil dalam menyelesaikan masalah agraria dan kepemilikan tanah di Urut Sewu. [Alvian Rifki]

You may also like

Sulitnya Warga Tamansari Bertahan di Rumahnya Sendiri

Program Rumah Deret membawa beragam petaka. Warga RW