Tren Pakaian Sivitas Akademika yang Cenderung Lupa Aturan

Ilustrasi by Muhammad Muadz

Dosen Fiqih Al-Dakwah, Anisah Indriati, mengomentari fenomena sivitas akademika yang berpakaian tanpa mengikuti aturan. Menurutnya, perlu ada pemahaman kolektif tentang adab berpakaian.

lpmrhetor.com, FDK – Aturan berpakaian di UIN Sunan Kalijaga telah lama luput dari perhatian. Hal itu terlihat dari fenomena berpakaian para sivitas akademika yang cenderung tidak mengikuti aturan. Menyikapi hal itu, Anisah Indriati, dosen Fiqih Al-Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Kalijaga mengatakan kurangnya pemahaman bersama mengenai adab dalam berpakaian menjadi faktor tidak tegaknya aturan tersebut.

“Tidak ada kesatuan pemahaman tentang adab berpakaian yang ada di kampus,” katanya kepada lpmrhetor.com (3/11).

Selain itu, Anisah mengatakan bahwa aturan berpakaian di kampus telah lama luput dari perhatian dan cenderung dilupakan. Ia bahkan mengatakan bahwa beberapa dosen justru turut serta melanggar aturan tersebut.

“Tidak hanya mahasiswa saja, tetapi terkadang dosen juga berpakaian tidak sesuai dengan aturan,” katanya lagi.

Dosen yang mengajar di Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) itu juga mengatakan bahwa berpakaian bukanlah hal yang sederhana. Dalam berpakaian, seseorang harus mengetahui budi pekerti dan norma yang berlaku.

“Dalam berpakaian tidak se-simpel yang dibayangkan. Kita harus mengetahui bagaimana adabnya,” tambahnya.

Selain kesadaran kolektif, Anisah mengatakan hal itu terjadi karena aturan yang telah dibuat tidak ditegakkan dengan baik.

“Gambar akan menjadi sekadar gambar. Aturan akan menjadi sekadar aturan. Apabila (dalam penegakkannya-red) tidak ada tindak tegas,” pungkasnya.[]

 

Reporter : Siti Halida Fitrati

Editor : Fiqih Rahmawati

You may also like

Aliansi Mahasiswa Jogja Gelar Aksi Tolak IMF-Bank Dunia

lpmrhetor.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi