Rektor UIN Akhirnya Terang-Terangan Larang Cadar

Rektor UIN dan wartawan media massa saat konferensi pers di gedung Prof. KH. Saifuddin Zuhri, Lt. 1. (5/3). (Dok. Rhetor/Ina)

lpmrhetor.com, UIN – Rektor UIN Sunan Kalijaga, Yudian Wahyudi, menggelar konferensi pers terkait pelarangan penggunaan dan pembinaan cadar di wilayah kampusnya pada Senin (5/3) setelah sebelumnya menurunkan surat edaran bernomor B-1301/Un.02/R/AK.00.3/02/2018 (20/2) untuk mendata mahasiswi yang mengenakan cadar. Tercatat ada 41 mahasiswi dari 8 fakultas yang mengenakan cadar. Kampus menilai ini sebagai tindakan preventif untuk mencegah paham radikal di kampus.

UIN Sunan Kalijaga yang mengklaim sebagai kampus Islam moderat mengatakan tidak bisa mentolerir adanya bibit-bibit radikal di kampusnya.

“Kami merupakan kampus negeri di bawah pemerintah. Sehingga kami tak ingin ada mahasiswa kami yang ikut paham atau aliran radikal sehingga bertentangan dengan Pancasila,” katanya seperti dilansir Merdeka.

Menindaklanjuti 41 mahasiswa yang telah terdata, akan diadakan pembinaan. Pembinaan yang dimaksud kampus adalah pemberian pembinaan konseling hingga sebanyak sembilan kali.

“Kalau sudah sembilan kali konseling masih saja tidak mau mengikuti aturan kampus, maka kami akan mengeluarkan dari kampus,” ucap Yudian.

Dalam proses pembinaan nanti akan dibentuk sebuah tim konseling. Terdiri atas 15 orang yang berasal dari berbagai disiplin ilmu yang akan memberikan pengarahan selama pembinaan.

Pihak kampus sekali kecolongan dengan adanya pemasangan atribut-atribut Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)  di kampusnya. Rektor khawatir ke depannya UIN Sunan Kalijaga malah dianggap sebagai kampus tempat bersarangnya paham-paham radikal. Dalam hal ini cadar dianggap sebagai indikator radikal bahkan mengarah terorisme.

Antisipasi lebih jauh, ketika penerimaan mahasiswa tahun ajaran baru, orang tua mahasiswa akan diberikan surat pernyataan dan penjelasan bahwasannya ada pelarangan memakai cadar.

“Orang tua mereka kita undang, dan diberitahu bahwa ini tidak boleh [mengenakan cadar],  dan jelas mencantumkan redaksi pelarangan cadar,” lanjut Yudian.[]

Reporter: Ina Nurhayati

Editor: Fahri Hilmi

 

You may also like

Aliansi Mahasiswa Jogja Gelar Aksi Tolak IMF-Bank Dunia

lpmrhetor.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi