Masih Ada Atribut Parpol di Seminar DEMA-U

Seminar politik yang diisi oleh pelaku politik praktis di Fakultas Syariah dan Hukum, Rabu (19/09). (Dok. Rhetor/Itsna)

lpmrhetor.com – Surat edaran Dewan Mahasiswa (DEMA-U) UIN Sunan Kalijaga yang berisi penjelasan atas diselenggarakannya seminar politik bertajuk “Generasi Milenial di Pemilu 2019” pada Rabu kemarin (19/09/2018) mengatakan bahwa argumen publik soal Seminar Politik sedikit liar dan miring.

Surat tersebut mengatakan, pertama, acara tersebut mengundang tokoh partai selaku praktisi politik sebagai narasumber.

Kedua, tercantumnya logo partai dalam e-pamflet tersebut adalah kesalahan internal DEMA-U, dan ketiga, ada anggapan publik bahwa acara tersebut ada maksud kampanye di dalamnya adalah liar.

“Tersebarnya pamflet yang berlogo partai hanyalah kesalahan teknis semata,” seperti tertulis dalam surat tersebut.

DEMA-U dalam surat tersebut menegaskan, bahwa acara tersebut adalah upaya untuk memberikan edukasi politik kepada mahasiswa.

DEMA-U juga berkomitmen akan memproteksi ruang seminar dari atribut partai manapun dan dalam bentuk apapun.

Namun, klarifikasi tersebut belum bisa dikatakan benar, buktinya masih ada partisipan partai yang menyusup menjadi peserta dan malah mengenakan atribut partai.

Hal itu seperti pengakuan Ahmad Fajril Haq, reporter lpmrhetor.com yang sedang meliput jalannya seminar politik itu. Fajril mengatakan melihat beberapa orang mengenakan atribut partai politiknya berupa jaket.
“Aku tadi liat ada PSI sama Nasdem,” katanya.[]

Reporter: Indra

Editor: Fahri Hilmi

You may also like

Aliansi Mahasiswa Jogja Gelar Aksi Tolak IMF-Bank Dunia

lpmrhetor.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi