Hidupmu tak layak tuk dijalani Kenapa terus kau lalui? Kenapa tak kau hiraukan saja semua kemudian berlari? Jika itu karena aku, Maka acuhkan! Aku lebih kuat dari dugaanmu Lebih tangguh dari perkiraan...
Oleh: Rodiyanto* ANDAI AKU SULAIMAN Dari Bilqis, aku memagari muslihat Pesona yang pudar Tahta dan kemewahan yang tuli Sekembali di kaki Sulaiman Sungai mengaliri Serupa ikan bermuka ganda Pada kaki...
Oleh: Nopi Puspitasari* Kembali ke Kotamu Hujan sendu telah berlalu Meninggalkan serpihan luka di masa lalu Namun bayangan kotamu masih melekat iringi langkahku Aku kembali ke kotamu Menelusuri...
“Le, ngapain kau pulang?” laki-laki itu bertanya dengan nada sarkatis sambil mengambil sebatang rokok dari kotaknya. Jarinya mengapit batangan putih yang sarat tembakau itu dengan lihai, mengetuk-nget...
Oleh: Abdul Majid* [divider][/divider] Hari yang kami nantikan untuk kami benci pun tiba, ketika persahabatan dan persaudaraan nyaris terpecah oleh suatu kedudukan, mungkin memang waktu telah menjempu...
Ditempat itu aku menyaksikan Kedua kaki yang kokoh oleh campuran semen dan air Sebagai wujud peduli terhadap tanah air Dimana keadilan dan kepedulian telah mencair. Bulu kudukku mulai merinding...
SEKUNTUM LUKA Sunyi mencumbu sekumpulan ternak di tepi gelap Memekik erang pada sayup Lantaran kau tunggui pentas yang tak kunjung usai Dari simposium pabrik angan Menjelma nestapa berkepanjang...
Bernafas tak pernah merasa puas Makhluk lemah tapi sok berkuasa Berkata “aku lupa,” padahal memang tak tau apa-apa Tubuhnya berlumur salah Memegang pedang berlumur dosa Saling bertikai ingin menguasai...
Oleh: Ken* [divider][/divider] Aku adalah seorang aku Yang tak mampu menjadi apa yang dipinta Oleh isi kepalamu Dan kau adalah sisi kelam Dari masa lampau tanpa ruang Kini Kau hadir kembali Memutar se...














