Beranda / Intermezo

Intermezo

Hay bung,,,,, Nada genderang telah  pecah menyerukan keruntuhan rezim 18 tahun yang lalu Harusnya negeri ini damai setelah kejadian di waktu itu Tapi nyatanya kebebasan masih dikengkang Kesejahterahan...

Oleh: Astutik   Goresan tinta yang kutorehkan Berbumbu harapan yang tak akan membuat putus asa Menggerakkan tangan mungil ini untuk perubahan Ahh mengkhayal!! Kekejaman penguasa telah mencekik me...

massa-aksi

Oleh: Astutik Disebut Pembawa keadilan, bukan Disebut pahlawan, bukan Disebut pemberontak, bukan Disebut memaksa, bukan Merebut apa yang menjadi emas Buat mereka yang minoritas Meluruskan sejarah adal...

Oleh: Astutik Aku tertawa bahagia dikatakan gila Aku bicara kritis dikatakan sudah tidak waras Aku sudah bertindak, tapi kamu bilang diam saja Aku sudah bekerja keras, tapi kamu bilang duduk termenung...

   Ilustrasi: wordpress.com Aku diam,aku tidur, dan aku bangkit, untuk indonesiaku           Aku majutanpa arah tujuan     &n...

Jika kau tanyakan rasa cintaku kepada negeri ini. Jangan tanya ! Kau tak akan sampai paham rasa kecintaanku Bahkan bisa mengalahkan cintamu pada 3 pacarmu sekaligus.   Jika kau  tanya rasa peduli...

Oleh: Rizka Akhirnya tak kutemukan kata Tuk meramu puisi bagai pujangga Memujamu dengan keindahan kata Serta keanggunan majas yang tertata Tak ada puisi untukmu Sebab keelokan itu Seutuhnya adalah dir...

Oleh: Astutik  (ilustrasi: istimewa) Dulu, lima pilar dibuat untuk persatuan Jarak dan waktu yang terbentang di dekatkan Ideologi bangsaku di cetuskan dengan suci tak bernoda Kata pendidikan, ide...

Muncul terang terujung timurMemudar dan tenggelam ke baratTerarah cahaya ke hilirMengikat derap langkah dengan erat Makhluk bumi butuh mentariAh…tapi baginya tidakDia mampu hidupkan cahayanya se...