Hening
Aku berpacu dalam hening
Hening dihiasi ramai
Hening karena tak punya karya
Hening karena sepi kata
Hening, tak ada kau.
Saat matahari bunting
Aku terperanjat oleh kilat cahaya
Ingin mandi cahaya tak mampu
Aku tak dapat ngais walau titik
Hening lupa dan jumud
2017
Kebingungan
Setengah payau
Tidak hambar apalagi payau
Kau takkan sangsi
Bila cuba kuketuk telinga-telinga telinguk
Cilang-cileung calangkadak
Bagai angsa diserang lebah
Bagiku
Engkau bam bim bum calangkadak
Engkau tang ting tung culungkuduk
Debu-debu rokok kau tiup
Kau hirup. Sedap mengulum asap
Aku tidak sesak lantaran asap
Tapi asap kicaumu
Buatku bam bim bum calangkadak
2017.
Angin Semilir
Angin semilir
beraroma parfum seribu bunga
Aku bangun tengah hari
Cilang-cileung
Kabarnya kau berangkat ke Jakarta
Memenangkan piala sayembara raja
Pagi ini.
Angin semilir beraroma parfum seribu bunga
Kau datangi kamarku tanpa kalam tanpa salam
Kau ceritakan semua gundah gelisahmu
yang kau sulap jadi piala sayembara raja
Asyik.
Perutku bolong di siang hari
Kata orang perut bolong bisa hasilkan karya
Tapi perut bolong buat otakku makin bolong
Lalu aku tulis semua hanya dengan clekopan
2017.
Sajak Clekap-clekop
Ketawa aku
Geli aku
Sambil kuhisap batang rokok terakhir
terus dimakinya aku
terus disorotnya kelopak mataku
sorotan tajam
sorotan menerkam
kau maki aku dengan sorotan
hatimu pasti grenengan bicarakan aku
diriku tak ahli membaca hati
namun aku tahu betul sedang digrenengi
Ketawaku makin tergelak
katamu
kita harus bertindak harus bergerak
sistem negara masyarakat ini amburadul
makanya kita kudu diskusi
persoalkan hari ini masa depan sampai nanti
kita harus revolusioner!
Masyarakat dibanyak sektor telah ditindas
Masyarakat dibanyak daerah telah dihisap
Masyarakat disana-sini telah banyak yang timpang
Masyarakat harus di-upgrade logikanya
Masya Allah!
Yok ayok diskusi
Bantingan sik
Pada kemana ini? kok pada gak ada?
Ah ya sudah kita mulai saja diskusi kita
Sebab diskusi tak butuh massa banyak
Sebab diskusi tak butuh berjejal-jejal
Sebab diskusi hanya untuk orang sadar
tugas mengorganisir tak perlulah ramai-ramai
Sendiri pun tak apa
Apa artinya diskusi tanpa mental makin terasah
Apa artinya diskusi tanpa pikiran makin resah
Apa artinya diskusi jika materi tak bisa disulap jadi aksi
Diskusi hanya menghasilkan pengetahuan
Katamu
Pengetahuan akan jadi pandangan
Pandangan akan jadi sikap
Sikap akan jadi tindakan
Amboi!
Sudah dua puluh tahun berlalu
Gerakan tak juga ciptakan inovasi bermutu
Kita lihat bukan. Represif sana-sini bagai dendang bertalu-talu
Apa yang dihasilkan jika tiap hari kita lewat jalan yang sama
Jalan yang bolong-bolong
Buat dompet kita bolong
Otakku juga bolong
tiba saatnya jika gerakan mulus
Kau wanti-wanti banyak kapten klaim berakal bulus
Ketawaku sudah reda
Ayok segera selesaikan diskusi kita
Dan berjanji untuk menenggak kopi bercangkir-cangkir
Agar tetap terjaga sampai fajar tiba
Lalu aku utarakan satu permohonanku
Untuk mengulanginya besok atau minggu depan
Sehingga aku bisa clekap-clekop tanpa sensoran
Sebab nylekop tidak gampang. Kawan.
Aku harus baca buku banyak hingga bisa nylekop
Berjam-jam menghabiskan kuota internetku cari-cari alasan
Dan saat tiba waktunya dengan gagah kita clekopan
Walau besoknya gelagapan
Depok. 2017.
Sajak Orang Kelaparan
Tahukah kamu siapa yang paling pandai rayu-merayu?
Orang kelaparan
Tahukah kamu siapa yang paling mudah mencuri hati?
Orang kelaparan
Tahukah kamu siapa yang paling bisa diandalkan merajah dan merayah
Jawabnya orang kelaparan
Dan tahukah kamu siapa yang paling banyak berserakan di bumi ini?
Yak. Jawabnya orang kelaparan
Maka, marilah sama-sama kita beri tepuk tangan meriah
Orang kelaparan!
yang tak pernah merasakan perihnya lapar menyingkir dulu
ini forum orang kelaparan
janagn sok peduli kamu
kamilah pengabdi sejati ; Para tuan-puan yang saya hormati
orang kelaparan menjadi penyeimbang ekosistem kehidupan
sistem ini bisa mapan karena kami!
Orang-orang hebat seluruh muka bumi ini
Adalah hasil tekad dan kerjakeras kami menjadi orang kelaparan
Sawah-sawah kami habis dimakan mereka. Biar!
Laut kami ludes di santap mereka. Biar!
Udara kami tercemar, harum rasanya. Biar!
Dan sukurnya mereka didik anak-anak kami menjadi generasi penerus orang kelaparan
Hamdallah.
Memang begitu indah takdir sang tuhan
Harus ada yang kenyang dan harus ada yang lapar
Kalau kenyang semua siapa yang mau habiskan tambang emas kami?
Maka janganlah kau ajak anak-anak kami diskusi untuk menjegal orang-orang kenyang
Diskusi perkara struktur kekuasaan
Kau bilang itu menindas kami
Aih! Kami tak punya waktu untuk bicarakan itu
Kami orang kelaparan
Kami harus kerja
Tak ada waktu buat kami hasilkan karya
Karya kami hanyalah membuat mereka kenyang
Pekerjaan kami harus tetap ada
Beternak alasan dan berkebun wacana
Alasan-alasan kami kembangbiakkan jadi alasan tak ikut forum diskusimu
Sebab itu tak menarik buat kami
Setiap tahun kami pun selalu panen raya wacana untuk bebas jadi orang kelaparan.
Apalagi?
Sudah ya.
Sampai jumpa di medan perebutan nasi bungkus
Yogyakarta, 2017
Sajak Orang Kekenyangan
Iya
Oke oke
Sebentar
Nantilah gampang
Kubilang nanti dulu!
Tolong berhenti dulu
Biarkan semuanya turun
Rajin sekali kau mengajakku
Kau pasti kelaparan ya
Ah, kau ini!
Aku yakin kau pasti lapar. Ya.
Karena itu kau teriak kesana-kemari
Begitu lantangnya
Kau bilang kau tertindas
Kau bilang sesamamu tertindas
Kau bilang jika pemerintah tidak buat sejahtera rakyatnya
Makan sana!
Kau bilang kita harus diskusi ; harus waspada
Janganlah kau libatkan aku
Masih banyak pantai yang harus ku kunjungi
Memori hpku masih kosong
Harus segera aku isi foto selfie
Daripada harus turun jalan panas-panasan
Lebih baik aku mandi senja
Dan kau justru asyik dipukuli aparat
Dunia yang akbar
Sedap dipandang pahit dirasa
Gowok, 2017.
Sajak Orang Tidak Produktif
Duh gusti yang terkasih
Beri aku satu ilham
Sebab wahyu tak lagi akan turun
Engkau yang terkasih turunkan aku ke bumi
Jadi orang pilihan
Keyakinanku
Namun berat hatiku
tak kunjung buat apapun
lantaran aku tak kunjung buat sajak
sungguh gusti sajakku teramat banyak. Sungguh pun begitu
kuingin sajakku dibaca orang
banyak orang
aku tak ingin sajakku sepi pembaca
maka sajakku harus masuk media ternama
apalah artinya jika sajak-sajakku kulempar kesana-kemari
buat payah lagi resah
ingin ku tulis tapi nanti
jika sudah mantap kata hati
dan hasilkan karya sejati
aku ogah jadi pejalan kaki
dari nol
kehidupan pun sudah tidak jalan kaki
serba ekspres
pun aku musti begitu
bukankah bayi dilahirkan setara
maka mereka yang ternama akan kukalahkan semua
akan kutulis seribu kali
akan kutulis tapi nanti jika sudah mantap kata hati.
Yogyakarta, menjelang tahun baru 2018
