Sajak-Sajak Ikhlas Alfarisi: Sajak Orang Tidak Produktif

Pxhere.com

Hening

Aku berpacu dalam hening

Hening dihiasi ramai

Hening karena tak punya karya

Hening karena sepi kata

Hening, tak ada kau.

 

Saat matahari bunting

Aku terperanjat oleh kilat cahaya

Ingin mandi cahaya tak mampu

Aku tak dapat ngais walau titik

Hening lupa dan jumud

2017

 

Kebingungan 

Setengah payau

Tidak hambar apalagi payau

Kau takkan sangsi

Bila cuba kuketuk telinga-telinga telinguk

 

Cilang-cileung calangkadak

Bagai angsa diserang lebah

Bagiku

Engkau bam bim bum calangkadak

Engkau tang ting tung culungkuduk

 

Debu-debu rokok kau tiup

Kau hirup. Sedap mengulum asap

Aku tidak sesak lantaran asap

Tapi asap kicaumu

Buatku bam bim bum calangkadak

2017.

 

Angin Semilir

Angin semilir

beraroma parfum seribu bunga

Aku bangun tengah hari

Cilang-cileung

Kabarnya kau berangkat ke Jakarta

Memenangkan piala sayembara raja

 

Pagi ini.

Angin semilir beraroma parfum seribu bunga

Kau datangi kamarku tanpa kalam tanpa salam

Kau ceritakan semua gundah gelisahmu

yang kau sulap jadi piala sayembara raja

Asyik.

Perutku bolong di siang hari

 

Kata orang perut bolong bisa hasilkan karya

Tapi perut bolong buat otakku makin bolong

Lalu aku tulis semua hanya dengan clekopan

2017.

 

Sajak Clekap-clekop

Ketawa aku

Geli aku

 

Sambil kuhisap batang rokok terakhir

terus dimakinya aku

terus disorotnya kelopak mataku

sorotan tajam

sorotan menerkam

kau maki aku dengan sorotan

hatimu pasti grenengan bicarakan aku

diriku tak ahli membaca hati

namun aku tahu betul sedang digrenengi

 

Ketawaku makin tergelak

katamu

kita harus bertindak harus bergerak

sistem negara masyarakat ini amburadul

makanya kita kudu diskusi

persoalkan hari ini masa depan sampai nanti

kita harus revolusioner!

Masyarakat dibanyak sektor telah ditindas

Masyarakat dibanyak daerah telah dihisap

Masyarakat disana-sini telah banyak yang timpang

Masyarakat harus di-upgrade logikanya

Masya Allah!

 

Yok ayok diskusi

Bantingan sik

Pada kemana ini? kok pada gak ada?

Ah ya sudah kita mulai saja diskusi kita

Sebab diskusi tak butuh massa banyak

Sebab diskusi tak butuh berjejal-jejal

Sebab diskusi hanya untuk orang sadar

tugas mengorganisir tak perlulah ramai-ramai

Sendiri pun tak apa

Apa artinya diskusi tanpa mental makin terasah

Apa artinya diskusi tanpa pikiran makin resah

Apa artinya diskusi jika materi tak bisa disulap jadi aksi

Diskusi hanya menghasilkan pengetahuan

Katamu

Pengetahuan akan jadi pandangan

Pandangan akan jadi sikap

Sikap akan jadi tindakan

 

Amboi!

Sudah dua puluh tahun berlalu

Gerakan tak juga ciptakan inovasi bermutu

Kita lihat bukan. Represif sana-sini bagai dendang bertalu-talu

Apa yang dihasilkan jika tiap hari kita lewat jalan yang sama

Jalan yang bolong-bolong

Buat dompet kita bolong

Otakku juga bolong

tiba saatnya jika gerakan mulus

Kau wanti-wanti banyak kapten klaim berakal bulus

 

Ketawaku sudah reda

Ayok segera selesaikan diskusi kita

Dan berjanji untuk menenggak kopi bercangkir-cangkir

Agar tetap terjaga sampai fajar tiba

Lalu aku utarakan satu permohonanku

Untuk mengulanginya besok atau minggu depan

Sehingga aku bisa clekap-clekop tanpa sensoran

Sebab nylekop tidak gampang. Kawan.

Aku harus baca buku banyak hingga bisa nylekop

Berjam-jam menghabiskan kuota internetku cari-cari alasan

Dan saat tiba waktunya dengan gagah kita clekopan

Walau besoknya gelagapan

Depok. 2017.

 

Sajak Orang Kelaparan

Tahukah kamu siapa yang paling pandai rayu-merayu?

Orang kelaparan

Tahukah kamu siapa yang paling mudah mencuri hati?

Orang kelaparan

Tahukah kamu siapa yang paling bisa diandalkan merajah dan merayah

Jawabnya orang kelaparan

Dan tahukah kamu siapa yang paling banyak berserakan di bumi ini?

Yak. Jawabnya orang kelaparan

 

Maka, marilah sama-sama kita beri tepuk tangan meriah

Orang kelaparan!

 

yang tak pernah merasakan perihnya lapar menyingkir dulu

ini forum orang kelaparan

janagn sok peduli kamu

kamilah pengabdi sejati ; Para tuan-puan yang saya hormati

orang kelaparan menjadi penyeimbang ekosistem kehidupan

sistem ini bisa mapan karena kami!

 

Orang-orang hebat seluruh muka bumi ini

Adalah hasil tekad dan kerjakeras kami menjadi orang kelaparan

Sawah-sawah kami habis dimakan mereka. Biar!

Laut kami ludes di santap mereka. Biar!

Udara kami tercemar, harum rasanya. Biar!

Dan sukurnya mereka didik anak-anak kami menjadi generasi penerus orang kelaparan

Hamdallah.

Memang begitu indah takdir sang tuhan

Harus ada yang kenyang dan harus ada yang lapar

Kalau kenyang semua siapa yang mau habiskan tambang emas kami?

 

Maka janganlah kau ajak anak-anak kami diskusi untuk menjegal orang-orang kenyang

Diskusi perkara struktur kekuasaan

Kau bilang itu menindas kami

Aih! Kami tak punya waktu untuk bicarakan itu

Kami orang kelaparan

Kami harus kerja

Tak ada waktu buat kami hasilkan karya

Karya kami hanyalah membuat mereka kenyang

Pekerjaan kami harus tetap ada

Beternak alasan dan berkebun wacana

Alasan-alasan kami kembangbiakkan jadi alasan tak ikut forum diskusimu

Sebab itu tak menarik buat kami

Setiap tahun kami pun selalu panen raya wacana untuk bebas jadi orang kelaparan.

Apalagi?

Sudah ya.

Sampai jumpa di medan perebutan nasi bungkus

Yogyakarta, 2017

 

Sajak Orang Kekenyangan

Iya

Oke oke

Sebentar

Nantilah gampang

Kubilang nanti dulu!

 

Tolong berhenti dulu

Biarkan semuanya turun

Rajin sekali kau mengajakku

Kau pasti kelaparan ya

Ah, kau ini!

 

Aku yakin kau pasti lapar. Ya.

Karena itu kau teriak kesana-kemari

Begitu lantangnya

Kau bilang kau tertindas

Kau bilang sesamamu tertindas

Kau bilang jika pemerintah tidak buat sejahtera rakyatnya

Makan sana!

 

Kau bilang kita harus diskusi ; harus waspada

Janganlah kau libatkan aku

Masih banyak pantai yang harus ku kunjungi

Memori hpku masih kosong

Harus segera aku isi foto selfie

Daripada harus turun jalan panas-panasan

Lebih baik aku mandi senja

Dan kau justru asyik dipukuli aparat

Dunia yang akbar

Sedap dipandang pahit dirasa

Gowok, 2017.

 

 

Sajak Orang Tidak Produktif

Duh gusti yang terkasih

Beri aku satu ilham

Sebab wahyu tak lagi akan turun

 

Engkau yang terkasih turunkan aku ke bumi

Jadi orang pilihan

Keyakinanku

Namun berat hatiku

tak kunjung buat apapun

lantaran aku tak kunjung buat sajak

 

sungguh gusti sajakku teramat banyak. Sungguh pun begitu

kuingin sajakku dibaca orang

banyak orang

 

aku tak ingin sajakku sepi pembaca

maka sajakku harus masuk media ternama

apalah artinya jika sajak-sajakku kulempar kesana-kemari

buat payah lagi resah

 

ingin ku tulis tapi nanti

jika sudah mantap kata hati

dan hasilkan karya sejati

aku ogah jadi pejalan kaki

dari nol

kehidupan pun sudah tidak jalan kaki

serba ekspres

pun aku musti begitu

 

bukankah bayi dilahirkan setara

maka mereka yang ternama akan kukalahkan semua

akan kutulis seribu kali

akan kutulis tapi nanti jika sudah mantap kata hati.

Yogyakarta, menjelang tahun baru 2018

 

 

You may also like

Kumpulan Puisi Sendu

Kosong   aku sebatang pohon aku setangkai ranting