lpmrhetor.com, UIN – Foto ini saya ambil menggunakan kamera telepon genggam pada Rabu pagi tanggal 16 Maret 2015. Saat itu sedang terjadi demonstrasi dari aliansi mahasiswa UIN Sunan Kalijaga yang menamakan diri sebagai Keluarga Besar Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga (KBMU). Demonstran menuntut pencabutan Surat Keterangan Drop Out kepada rektorat yang diberikan kepada Yeni, Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, yang saat itu mengatakan bahwa ia di-DO secara sepihak oleh kampus tanpa prosedur yang sesuai.

Peristiwa ini kemudian saya tulis sebagai berita di lpmrhetor.com pada tanggal 17 Maret 2015 dengan judul: Layangkan SK DO, Kajur IKS Didemo.

( Baca: Layangkan SK DO, Kajur IKS Didemo )

Saat itu massa aksi mencoba memasuki gedung rektorat, namun puluhan pegawai rektorat yang dibantu oleh petugas keamanan kampus tiba-tiba menghadang massa aksi. Bahkan tidak sedikit petugas keamanan yang melakukan hadangan dengan menggunakan tindak kekerasan. Bentrok pun tak dapat dihindari. Saya melihat banyak massa aksi yang dipukuli oleh pihak keamanan kampus, bahkan saya melihat salah satu massa aksi menerima semprotan tabung pemadam kebakaran tepat di wajahnya. Massa aksi pun seketika berlarian.

Saat saya mulai memasuki gedung untuk melakukan peliputan, saya mengalami pengusiran dan intimidasi dari para pegawai. Salah satunya apa yang saya abadikan dalam foto ini. Saat itu seorang security menunjuk-nunjuk saya sambil berkata “Kamu Siapa?”. Lalu seketika pihak keamanan lainnya mengerubungi saya dan menanyai asal media saya berasal sambil meminta kartu identitas saya.

 

Fotografer : Fahri Hilmi

You may also like

Gaung Penolakan IMF-WB Sampai Yogyakarta

lpmrhetor.com – Gemuruh suara penolakan gelaran Annual Meeting