Terkait Pamflet Berlogo Parpol, 10 Elemen Mahasiswa Siap Aksi

Pamflet promosi Seminar Politik yang menuai kontroversi di kalangan mahasiswa. (Dok. Rhetor)

lpmrhetor.com Pamflet promosi Seminar politik yang digelar oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA-U) dan Partai Rakyat Merdeka (PRM) pada Rabu (19/9/2018) menuai kritikan dari berbagai kalangan.

Pasalnya, pamflet tersebut memuat delapan bendera partai politik yang terdiri dari Demokrat, PDI-P, PPP, Nasdem, Perindo, PSI, PKB, dan Berkarya.

Termuatnya bendera partai dalam sebuah pamflet promosi diskusi mahasiswa, yang di gelar di dalam lingkungan kampus, dinilai dapat menimbulkan opini publik bahwa kampus melakukan politik praktis.

Hal itu sebagaimana dikatakan oleh Ilham Rusdi, perwakilan dari 10 elemen yang melakukan audiensi dengan Dema-U sehari sebelumnya.

“Pamflet ini adalah pamflet yang keliru. Dema-U harus mengklarifikasi di publik supaya tidak ada tendensi, bahwa kampus melakukan politik praktis,” katanya (18/9/2018).

Sebelumnya, sebanyak 10 elemen, yang terdiri dari LPM Rhetor, LPM Arena LPM Humaniush, LPM Advokasia, Mapalaska, Pusat Studi dan Konsultasi Hukum (PSKH), Komunitas Pemerhati Konstitusi (KPK), Keluarga Mahasiswa Pencinta Demokrasi (KMPD), Keluarga Aksi Mahasiswa (KAM), dan Mahasiswa Angkatan 2017 UIN, melakukan audiensi dan diskusi terbuka dengan Dema-U di Student Center.

Ilham Rusdi mengatakan, dalam audiensi tersebut, 10 elemen dengan Dema-U menelurkan dua butir kesepakatan. Pertama, Dema-U harus menghadirkan pakar politik yang kompeten dalam seminar tersebut.

Kedua, Dema-U harus menerbitkan surat pernyataan yang isinya berisi klarifikasi, bahwa pamflet promosi yang berisi logo partai adalah murni kesalahan yang dilakukan oleh panitia.

“Tuntutan kita yang pertama adalah, Dema-U harus membuat klarifikasi kepada publik. Tuntutan yang kedua adalah, mereka harus mendatangkan pakar [politik],” kata Ilham.

Ilham juga menambahkan, jika kedua tuntutan tersebut tidak dilaksanakan oleh Dema-U, maka ke-10 elemen sepakat untuk melakukan aksi penolakan.[]

Reporter: Muhammad Nizarullah 

Editor: Fiqih Rahmawati

 

You may also like

Aliansi Mahasiswa Jogja Gelar Aksi Tolak IMF-Bank Dunia

lpmrhetor.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi