Peringati International Student Day, Mahasiswa Jogja Kembali Turun Jalan

(18/11) Aliansi yang tergabung dalam Gerakakan Nasional Pendidikan (GNP) memeringati hari pelajar internasional dengan long march sepanjang jalan malioboro. Dok: Rhetor/Faris

lpmrhetor.com – Puluhan massa dari berbagai elemen organisasi pergerakkan mahasiswa gelar aksi damai sepanjang malioboro menuju titik nol kilometer. Memperingati hari Pelajar Internasional yang jatuh pada hari ini (19/11/2018), massa yang tergabung dalam aliansi Gerakan Nasional Pendidikan (GNP) kembali menyuarakan persoalan pendidikan yang dinilai sampai saat ini tidak berpihak kepada rakyat.

Dalam rilis yang mereka sebar, GNP menilai, kapitalisasi pendidikan telah membuat menurunnya mutu dan peningkatan sumber daya manusia dalam lembaga pendidikan. Alih-alih berorientasi mencerdaskan kehidupan bangsa, pendidikan justru hanya sebagai industri jasa yang mahal.

“Biaya pendidikan yang semakin mahal di negeri ini, membuat para anak muda tak punya banyak pilihan untuk dapat melanjutkan pendidikan tinggi. Banyak pelajar-mahasiswa di Indonesia sebagian besar waktunya dihabiskan untuk bekerja paruh waktu atau berhutang untuk melunasi tunggakan biaya pendidikan (student loan),” papar GNP dalam rilis aksi halaman satu.

Aksi turun jalan sembari menyerukan orasi-orasi politik dari perwakilan elemen organisasi mahasiswa ini, berakhir di titik nol kilometer setelah massa membacakan pernyataan sikap. Selain menjadi pusat perhatian masyarakat sepanjang jalan maliboro, turut pula aparat kepolisian mengawal aksi tersebut.[]

Reporter: Ikhlas Alfarisi

Editor: Fiqih Rahmawati

You may also like

Membedah Visi Misi Calon Perwakilan Mahasiswa Lewat Kampanye Monologis

lpmrhetor.com – Kampanye Monologis untuk pemilihan ketua DEMA