GNP: Setiap Hari Adalah Perlawanan

lpmrhetor.com – Gerakan Nasional Pendidikan (GNP) mengatakan bahwa pengawalan terhadap masalah pendidikan, serta perlawanan atas ketidakadilan di dunia pendidikan haruslah dilakukan konsisten setiap hari. Hal ini disampaikan pada gelaran aksi memperingati Hari Pelajar Intenasional 2018 pada Senin (19/11/2018).

“Saya ingin mengklarifikasi bahwa GNP, bukan hanya pada setiap momentum melakukan pengawalan isu dan perlawanan. Namun, setiap hari adalah momen perlawanan bagi gerakan mahasiswa terhadap negara,” seru Ali Akbar, koordinator lapangan.

Pria yang akrab disapa Alam ini juga mengatakan bahwa pasca menggelar aksi, GNP akan tetap melakukan pengawalan agar negara dapat terdorong membuat kebijakan yang berpihak kepada rakyat.

“Bukan hanya memperingati Intenational Student Day, pasca aksi ini kami akan terus melakukan pembacaan, pengawalan, bahkan perlawanan untuk mendorong negara membuat kebijakan pendidikan yang benar-benar berpihak kepada rakyat,” katanya.

GNP mengecam keras perilaku negara yang sampai detik ini tak kunjung beritikad baik dalam menyelenggarakan pendidikan kepada masyarakat Indonesia. Hal itu dimulai sejak Indonesia turut serta dalam penandatanganan General Agreement Trade in Service (GATS), di mana pendidikan menjadi bagian dari sektor jasa.

“Sejak ada penandatangan kesepakatan GATS, dan Indonesia termasuk bagian dari kesepakatan itu, pendidikan di Indonesia sudah tidak berjalan pada rel-nya. […] Maka itu kami mengecam kepada negara,” papar Rohmad Aditya, salah satu massa aliansi GNP.

Rohmad Aditya melanjutkan, bahwa lembaga pendidikan hari ini justru hanya dijadikan lembaga jasa penyedia tenaga kerja yang murah dan penurut.

“Dan lagi, [lembaga] pendidikan kita hari ini hanya menjadi pos-pos penyedia jasa tenaga kerja murah dan penurut,” kata pria yang akrab disapa Adit itu.

Walau begitu, Adit juga tidak menampik kalau sebagai manusia, melakukan kerja adalah kebutuhan. Namun, ia menekankan bahwa perlunya segala sesuatu selalu berlandaskan pada kemanusiaan.

Namun sayang, menurutnya, “Pendidikan di indonesia hari ini tidak berlandaskan kemanusiaan.”

Perlu diketahui, GNP adalah aliansi strategis yang fokus terhadap pengawalan isu pendidikan. Aliansi tersebut dimotori oleh beberapa elemen organisasi pergerakkan mahasiswa seperti Serikat Mahasiswa Indonesia, Keluarga Pecinta Demokrasi, LSFY, Cakrawala Mahasiswa, Lembaga Pers Mahasiswa Rhetor, LMND, serta Forum Sekolah Bersama Yogyakarta.[]

Reporter: Ikhlas Alfarisi

Editor: Fiqih Rahmawati

You may also like

Membedah Visi Misi Calon Perwakilan Mahasiswa Lewat Kampanye Monologis

lpmrhetor.com – Kampanye Monologis untuk pemilihan ketua DEMA