Mahasiswa Menuntut Demokrasi di Sektor Ekonomi

doc. lpmrhetor.com

Tuntut pemerintah nasionalisasikan aset-aset negara, untuk mencegah penindasan terhadap rakyat akibat dari sistem ekonomi kapital.

Lpmrhetor.com – Lingkar Studi Sosialis (LSS) yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bergerak (ARB) menggaungkan pentingnya penguatan demokrasi di seluruh bidang, tidak terkecuali di sektor ekonomi. Hal tersebut seperti dituturkan oleh salah satu perawakilan LSS yang tidak ingin disebutkan namanya kepada wartawan lpmrhetor.com, dalam aksi bertajuk Karnaval Demokrasi dan Panggung Rakyat, di Tugu Pal Putih, Yogyakarta, Senin (28/10/19).

Perwakilan LSS tersebut menyatakan, jika demokrasi dibuka seluas-luasnya, maka rakyat otomatis bisa ikut andil dalam menentukan investasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Misalnya rakyat lebih butuh pakanan, lebih butuh bahan pokok, misal beras dan sebagainya, berarti investasi yang kita masukkan adalah investasi aset-aset vital yang kemudian bisa menunjang kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Dalam press rilisnya, LSS sendiri mengecam sistem investasi saat ini yang merupakan produk sisa-sisa rezim militer Soeharto. Dipaparkan bahwa dengan sistem tersebut, kelas kaya hanya akan melakukan investasi jika ada kepastian keuntungan.

Menurut perwakilan LSS, keadaan tidak akan berubah secara keseluruhan apabila sistem akumulasi kapital masih terus diterapkan.

“Sebenernya kita mau membuat kebijakan tentang apa pun ketika sistem politik yang bekerja itu adalah akumulasi kapital atau akumulasi modal, itu tidak akan kemudian merubah secara keseluruhan,” tuturnya di sela-sela masa aksi melakukan orasi.

Perwakilan LSS juga menegaskan bahwa aset-aset vital seharusnya dinasionalisasikan dan dipegang oleh rakyat. Jika aset-aset vital masih dipegang oleh para investor, maka rakyat tetap akan tertindas.

“Misalnya kemudian kita membatasi investor asing masuk, tapi kemudian investor-investor dalam negeri sendiri tidak menasionalisasi aset-aset yang vital, jadi akan sama saja hasilnya, rakyat juga akan tertindas,” jelasnya.[]

Reporter: Khusnul Khotimah dan Kushditya Albi

Editor: Siti Halida Fitriati

You may also like

Surat Pernyataan Keputusan Bersama Bukan Akhir dari Perjuangan

lpmrhetor.com – Selasa (30/06/2020), puluhan mahasiswa melakukan aksi