Kereta Api Ambarawa, Kejayaan Nederlandsch-Indische Maatschappij Spoorweg.


“Museum Kereta Api Ambarawa”(Doc: Coretan Petualang)
(Rhetor_Online-UIN) Selain candi, tempat lain yang bisa dijadikan wahana wisata nyambi belajar yaitu Museum Kereta Api Ambarawa. Tempat tersebut merupakan  sebuah stasiun kereta api lama peninggalan Hindia Belanda yang terletak di Kota Ambarawa, Jawa Tengah. Selain itu, museum Kereta Api Ambarawa memiliki kelengkapan kereta api yang pernah berjaya pada zamannya.
Salah satu kereta api uap dengan lokomotif nomor B 2502 dan B 2503 buatan Maschinenfabriek Esslingen sampai sekarang masih dapat menjalankan aktivitas sebagai kereta api wisata. Meskipun kelihatannya tua, namun bangunan dan semua peralatan masih terpelihara dengan baik. Suasana ini tampaknya membawa pengunjung ke masa kejayaan kereta dari Nederlandsch-Indische Maatschappij Spoorweg.
Museum ini melayani kereta wisata Ambarawa-Bedono pp, Ambarawa-Tuntang pp dan lori wisata Ambarawa-Tuntang pp. Kereta wisata Ambarawa-Bedono pp atau lebih dikenal sebagai Ambarawa Railway Mountain Tour ini beroperasi dari museum ini menuju Stasiun Bedono yang jaraknya 35 km dan ditempuh 1 jam untuk sampai stasiun itu. Kereta ini melewati rel bergerigi yang hanya ada di sini dan di Sawahlunto. Panorama keindahan alam seperti lembah yang hijau antara Gunung Ungaran dan Gunung Merbabu dapat disaksikan sepanjang perjalanan.
Pemandangan yang dapat dinikmati dari kereta dan lori Ambarawa-Tuntang pun tak kalah bagusnya. Kereta ini berangkat dari stasiun menuju Stasiun Tuntang yang berada sekitar tujuh km dari museum. Di sepanjang jalan dapat dilihat lanskap menawan berupa sawah dan ladang dengan latar belakang Gunung Ungaran, Gunung Merbabu, dan Rawa Pening di kejauhan.
Harga karcis kereta wisata adalah Rp50.000 per orang, sedangkan harga sewa kereta Rp 3.000.000 . [Ahmad Miftahuddin]

You may also like

Menjaga Selokan Dengan Budidaya Ikan

lpmrhetor.com – Partisipasi untuk menjaga bumi agar tetap