Jangan Menangis Indonesia

Negeri yang telah merdeka, tumbuh menjadi kekuasaan lalim mendera warganya yang lemah hingga rakyat bertiwikrama. Pemimpin tak malu aib, rakyat mabok kebebasan, iman keropos, moral jatuh, rupiah bangkrut, wanita dilemahkan, bencana mendera di mana-mana, dan hukum tak berdaya. Negeri pun semakin mengenaskan. Namun, dibalik semua itu masih ada harapan. Di dalam Indonesia yang merdeka itu, perjuangan kita harus berjalan terus. Sebagai bangsa, kita bersama-sama, bersatu-padu, berjuang terus menyelenggarakan apa yang kita cita-citakan, “Merdeka”. Merdeka atau mati!

“Jangan Menangis Indonesia” adalah naskah karya Putu Wijaya. Sebenarnya seperti apa yang disebut dengan “Merdeka”? Sebagai negara bekas jajahan, apakah Indonesia telah benar-benar merdeka? Dengan masih banyaknya kesewenang-wenangan dan penindasan? Pementasan Teater SABA akan mencoba menjawabnya.

 

Tempat           : Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta

Waktu             : Sabtu, 23 November 2019 (19.30 WIB)

Tempat terbatas!

 

Harap melakukan reservasi ke alamat bit.ly/pekanlakonindonesia

Untuk info dan contact person: 081228859799 | 085261812621 | 081252094293

 

Pimpinan Produksi Sylvia Maharani | Sutradara M. Shodiq Sudarti | Astrada Nabil Muhammad | Stage Manager Wyne | Pelakon Abdillah Rakinten, Nabil Muhammad, Sylvia Maharani, Ramadhan Nur Wahid, Faiz Tsani Ashiddiqi, Lukman Hakim, Ahmad Nurfaizi, Wyne Rahmalita, Husni Prayogi | Setting Joko Sembodo | Penata Musik Agung Pambudi, Hizbulihsan, Indri Reinata, Wildan Rizaldi, Nasyatian Qori | Make Up Kostum Yeni Mutiara, Akhmad Ali Marzuqi

You may also like

Surat Pernyataan Keputusan Bersama Bukan Akhir dari Perjuangan

lpmrhetor.com – Selasa (30/06/2020), puluhan mahasiswa melakukan aksi