Berbisnis Properti, Berdakwah Ekologi

Suasana seminar di Teatrikal FDK (20/11). (Dok. Rhetor/Darmawan)

lpmrhetor.com, FDK – Daerah Istimewa Yogyakarta terkenal sebagai kota pelajar dan kota pariwisata. Yogyakarta juga dikenal dengan keramahtamahan penduduknya dan berbagai properti di dalamnya. Hal ini sebagaimana dikatakan Aris Risdiana dalam seminar “Manajemen Bisnis Properti untuk Mempertahankan Karakter Yogyakarta sebagai Daerah Istimewa,” yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Manajemen Dakwah di Teatrikal Fakultas Dakwah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (20/11).

“Keistimewaan Yogyakarta, selain dilihat dari orang-orangnya, juga dilihat dari propertinya,” tutur Aris selaku salah satu pembicara dalam seminar tersebut. Ia juga menambahkan 3 poin penting yang harus dilakukan mahasiswa apabila hendak masuk ke ranah properti di Yogyakarta.

Pertama, bagaimana mahasiswa dapat belajar digital marketing melalui media sosial. Kedua, karena Yogyakarta berlatar belakang pendidikan, maka bisnis properti harus mampu memberikan edukasi dalam pembangunan yang menyejahterakan. Dan yang terakhir, konsep dakwah ekologi juga harus tersampaikan dalam bisnis properti ini. Jadi, berbisnis properti tanpa harus merusak alam.

Selain itu bisnis properti ini memiliki peluang yang lebih besar dibanding bisnis lainnya. “Bisnis properti ini sangatlah menguntungkan karena tidak menutup kemungkinan bagi siapa saja yang ingin berkecimpung dalam bisnis ini, setiap orang itu memiliki kemungkinan,” ungkap Aqil salah satu peserta, ketika diwawancarai lpmrhetor.com usai acara.

Dengan peluang tersebut, Aris juga menambahkan bahwa salah satu strategi marketing bisnis properti adalah memperhatikan dan menerapkan nilai-nilai kejujuran.

“Intinya, mau bisnis apapun, dimanapun itu harus jujur,” pungkasnya. []

 

Repoter Magang : Darmawan Julianto

Editor : Fiqih Rahmawati

You may also like

Aliansi Mahasiswa Jogja Gelar Aksi Tolak IMF-Bank Dunia

lpmrhetor.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi