Lagi, Fasilitas Kampus Dikurangi

Keadaan modem router yang lepas dari lantai tiga ternyata rusak. perbaikan yang tak kunjung seleasi pun menjadi persoalan(Dok. Rhetor/Fiqih)

lpmrhetor.com, UIN – Naiknya nominal Uang Kuliah Tunggal (UKT) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada tahun 2017, tidak lantas menjadi jaminan meningkatnya fasilitas penunjang perkuliahan, terutama di sektor kemahasiswaan. Salah satunya pengadaan koneksi internet di gedung Student Center (SC).

Sebagai pusat berlangsungnya kegiatan kemahasiswaan, pengadaan koneksi internet di gedung SC dinilai masih kurang. Hal ini dapat terlihat dari jumlah modem router yang hanya terpasang sebanyak tujuh buah, dengan rincian: lantai satu sebanyak tiga modem, lantai dua sebanyak dua modem, dan lantai tiga sebanyak dua dari yang tadinya tiga.

Yashinta, salah satu anggota Mapalaska yang berkantor di lantai satu, mengaku sangat menyayangkan hal ini, terutama ketika ia berniat mengerjakan tugas di SC.

“Sering trouble, sih, mbak. Apalagi kalo di dalam ruangan itu agak lola, jadi harus keluar biar sinyalnya masuk,” ujarnya ketika ditemui lpmrhetor.com, Rabu (4/10).

Hal tersebut juga dirasakan Aldy, anggota LPM Humaniush yang mengungkapkan koneksi internet sangat lambat apabila di dalam ruangan dan pintu tertutup.

“Sinyal Wi-Fi-nya suka ngilang gitu. Putus-nyambung-putus nyambung,” ujarnya.

Keberadaan modem router di gedung SC sebagai penunjang kebutuhan mahasiswa terhadap akses internet, yang sebelumnya berjumlah delapan buah, dinilai belum mampu menunjang kebutuhan mahasiswa secara maksimal. Apalagi setelah menghilangnya salah satu modem yang berada di lantai tiga.

Sebab hilangnya modem tersebut masih belum dapat dipastikan. Namun, berkurangnya jumlah modem di gedung SC dinilai sangat merugikan mahasiswa, terkhusus UKM yang berada di lantai tiga. PSM Gita Savana salah satunya.

Siti Munawaroh, salah seorang anggota PSM Gita Savana, sangat menyayangkan hilangnya salah satu modem tersebut. Modem router yang awalnya terdapat tiga buah, kini hanya tinggal dua buah saja.

Mahasiswa paduan suara yang sering menggunakan koneksi Wi-Fi untuk keperluan mencari referensi lagu, menyayangkan koneksi internet yang tadinya lamban justru semakin lamban dengan menghilangnya salah satu modem.

“Sekarang tambah lemot banget, mbak,” ujarnya.[]

 

Reporter: Fiqih Rahmawati

Editor: Dyah Retno Utami

 

 

You may also like

Aliansi Mahasiswa Jogja Gelar Aksi Tolak IMF-Bank Dunia

lpmrhetor.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi