Kegiatan Terlalu Pagi, Peserta PBAK Ambruk

Karena jadwal terlalu pagi, beberapa peserta PBAK UIN Sunan Kalijaga ambruk. (25/08). Dok. Rhetor/Ina.

lpmrhetor.com, UIN – Seorang mahasiswa baru Fakultas Dakwah dan Komunikasi yang sedang mengikuti rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik Kampus PBAK di hari kedua (25/08), sekitar pukul 09.30 WIB, ambruk dan dilarikan ke Poliklinik UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Salah satu Panitia PBAK  yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, bahwa di hari kedua PBAK sudah ada empat orang yang sakit. Dari empat orang tersebut, dua di antaranya dibawa ke Poliklinik. Ia  juga menambahkan, bahwa mahasiswa baru yang sakit tersebut memang memiliki riwayat penyakit ringan hingga berat.

“Kebanyakan itu maag, sama darah rendah juga lumayan,” tuturnya, ketika ditemui wartawan lpmrhetor.com, Jum’at (25/8).

Selain itu, kegiatan PBAK, yang mengharuskan mahasiswa baru sudah di tempat pukul 06.00 WIB, juga membuat peserta tidak sempat sarapan. Hal itu disinyalir menjadi salah satu faktor beberapa peserta mengalami gangguan kesehatan.

“Kalau nggak gara-gara kecapekan, ya karena belum makan,” tambahnya lagi.

Binti, salah satu mahasiswa baru jurusan Bimbingan Konseling Islam, juga mengaku tidak sempat sarapan dikarenakan jadwal kegiatan PBAK yang dimulai terlalu pagi.

“Wah, nggak sempet mbak, saya juga di pondok (pesantren-red), jadi tidak bisa nyiapin sarapan sendiri,” ujarnya.

Binti juga menambahkan, bahwa selain faktor makan, mahasiswa yang sakit juga memiliki riwayat penyakit yang membuatnya lemas sehingga tidak dapat mengikuti kegiatan pengenalan PBAK dengan maksimal.[]

 

Reporter: Fiqih Rahmawati

Editor: Fahri Hilmi

You may also like

Aliansi Mahasiswa Jogja Gelar Aksi Tolak IMF-Bank Dunia

lpmrhetor.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi