Aksi Diam Kutuk Tragedi Kemanusiaan di Indonesia

Aksi Diam di Tugu Yogyakarta

                lpmrhetor.com, Yogyakarta – Puluhan orang yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Untuk Udin (K@MU) dan Komite Bersama Reformasi (KBR) menggelar aksi diam di Tugu Pal Putih Yogyakarta, Rabu sore (16/11). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk keprihatinan atas banyaknya tragedi kemanusiaan yang masih terjadi di Indonesia. Dalam aksinya, massa membentangkan berbagai tulisan berisi tuntutan terhadap pemerintah yang masih abai terhadap tragedi kemanusiaan di Indonesia.

Di antara tulisan tersebut terdapat foto wartawan Udin yang hingga saat ini kasus kematiannya belum terselesaikan. Selain itu, massa juga membentangkan foto Intan Olivia Marbun. Gadis belia yang meregang nyawa akibat kekejian pelaku bom Molotov di Gereja Kristen Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (13/11).

Koordinator umum aksi, Heronimus Heron mengatakan, apapun kasus yang tidak mencerminkan kemanusiaan bertentangan dengan Pancasila. “Semua elemen di Indonesia wajib menginternalisasikan Pancasila khususnya sila kedua; Kemanusiaan yang Adil dan Beradab,” ujarnya.

Menurut penjelasannya, aksi diam tersebut bertujuan mendesak pemerintah agar segera mengambil langkah serius. Terlebih dalam mengusut tuntas setiap kasus kekerasan atau kejahatan yang menyerang kemanusiaan secara jujur, adil dan transparan sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

Heron juga menegaskan agar masyarakat Indonesia tidak mudah terpancing oleh isu SARA, ujaran kebencian dan diskriminasi antar umat beragama. Menurutnya, hal-hal semacam itu akan membuat terpecah belahnya NKRI.

“Kami atas nama kemanusiaan, mengutuk keras segala tindakan yang tidak mencerminkan kemanusiaan diseluruh muka bumi ini, khususnya Indonesia,” pungkasnya. []

 

Reporter : Hadi M.

Editor : Ika Nur K.

You may also like

Menuntut UGM Tuntaskan Kasus Kekerasan Seksual

UGM dituntut menangani kasus Agni secara serius dan