Kosong
aku sebatang pohon
aku setangkai ranting rapuh
aku jiwa rengkuh
aku lilin yang meredup
aku bukan lagi angin senja
aku…
aku…
aku kaleng kosong yang ditendangi berbunyi nyaring
aku bisu akan jiwa
aku bisu akan raga
aku bisu akan kehidupan
mengalihkan dunia tanpa jiwa
jiwa sendu, jika kau beri tanya apa ia akan menjawab selaras dengan keadaan dengan kenyataan???
Kata
aku lahir dari sebuah kata
tumbuh sebagai sajak
namun kecacatan dalam kata menumbuhkanku
menjadi sajak bisu, sajak buta, sajak tak berarti
aku tumbuh sebagai sajak elegi
apakah bisa tuk ku tulisi kembali sajak buta ini
agar ia bisa melihat tiap aksara yang membungkam?
tumbuh menjadi sajak muda yang jatuh cinta dalam kata
menikahi kata tuk merangkai kalimat menjadi cerita
namun apakah ada jiwa yang mau menyayangi kecacatan ini?
menerima kepiluan kata
menghapus elegi dalam cerita
tumbuh menua tanpa elegi
kisah lalu seakan rontok tak tumbuh lagi
dan mati pada episode terakhir…
Sembunyi
dalam sudut kota aku bersembunyi
dalam gelapnya rindupun aku bersembunyi
dalam terik mentari aku bersembunyi
dalam jiwa rengkuh aku bersembunyi
betapa pengecutnya aku
by: PenaCapung
PenaCapung adalah mahasiswa FDK semester lima yang sangat menyukai mie ayam ceker dan seblak blum~
