Mahasiswa dan Petugas Parkir Saling Menyalahkan

Suasana lahan parkir FDK (20/11) yang tampak penuh akibat sempitnya ruang parkir. (Dok. Rhetor/Irfan)

lpmrhetor.com, FDK – Sempitnya lahan parkir yang ada di kampus timur, khususnya Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) sejatinya tidak luput dari penanganan pihak kampus. Beberapa penataan ulang ruang kampus pun diubah sesuai kebijakan yang ada, seperti pemberlakuan sistem satu arah, lahan parkir yang digeser ke belakang fakultas hingga pelataran perpustakaan.

Rizka Oktavia, mahasiswa FDK mengeluhkan adanya penataan parkir yang kurang tepat dan kurang rapi, entah karena kurangnya kesadaran mahasiswa pengguna lahan parkir, atau karena penataan oleh petugas yang kurang maksimal yang dihadapkan pada sempitnya lahan parkir. Menurutnya, kondisi tersebut sangat menghambat waktu untuk segera menuju ruang kelas di kampus.

“Parkiran yang ditata sedemikian cuma menghambat akses jalan karena sempitnya lahan parkir dan kurang maksimal dalam pemanfaatnnya,” tuturnya saat ditemui lpmrhetor.com (20/11).

Berbeda dengan Rizka, Novianto yang juga mahasiswa FDK beranggapan bahwa hal yang demikian memang sudah menjadi sebuah kewajaran.

“Memang fasilitas yang tersedia sudah demikian adanya, mau gimana lagi, yang penting kita bisa kuliah itu sudah lebih dari cukup,” tukas mahasiswa yang berdomisili di seberang Kali Gajah Wong ini, usai memarkir motornya.

Tio, penjaga parkir kampus timur mengatakan bahwa sejatinya penataan lahan parkir sudah setiap hari dipantau dan dikawal. Namun, mahasiswa yang dalam hal ini pengguna lahan parkir, cenderung lalai dengan kerapihan ruang parkir tersebut.

“Mahasiswa selalu mengabaikan kerapian dan penataan yang bagus,” pungkasnya. []

 

Reporter Magang: Irfan Asyhari

Editor: Fiqih Rahmawati