Kau Hanya Puisi

Kau hanya Puisi
Pancaran dari nurani
Perhiasan dari hati
Menjadi bukti sebuah janji
Kau hanya puisi
Melekat pada setiap mata yang memandangi
Tanpa hasrat nafsu birahi
Sebuah keindahan abadi
Tapi Kau…
tidak hanya sekedar puisi
selalu memberikan inspirasi
dari sebuah arti
yang akan hakiki
tanpa sebuah ilusi
kau merupakan gambaran
realitas yang terpaparkan
dalam medan peperangan
berpacu untuk sebuah perjuangan
lentera pagi selalu menyala
dalam setiap denyut nadi
tak pernah terhenti
untuk terus melakukan aksi
tapi kau
tidak hanya sekedar puisi
menebar senyum manis
menawan bagi mereka yang menangis
tertindas oleh kekuasaan bengis
tak segan berbuat sadis
senyummu harus terus bergelora
melawan setiap kuasa
yang tak pernah memihak kepada orang yang tak punya
berjuang bersama mereka.
Ingat walaupun kau hanya puisi
Tapi kau
Tidak hanya sekedar puisi.
#Soe. Djogja, 24 Juni 14, Ruang Putih.