Hak-hak Pekerja Terampas, PMII Tarbiyah Adakan Refleksi

Situasi refleksi Hari Pekerja Nasional di pertigaan UIN Sunan Kalijaga

lpmrhetor.com, Yogyakarta-Peringati Hari Pekerja Nasional, salah satu organisasi pergerakan Fakutas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga adakan refleksi. Dilakukan di pertigaan UIN Sunan Kalijaga, para mahasiswa tersebut membawa spanduk bertuliskan “REFLEKSI HARI PEKERJA NASIONAL- KEMBALIKAN HAK-HAK PEKERJA YANG TERAMPAS.”

Berdasarkan penuturan Nahdi (mhs. MPAI), aksi ini selain mengingatkan kembali Hari Pekerja Nasional, juga sebagai refleksi tentang kondisi para pekerja saat ini. “Ada ketidaksesuaian antara konstitusi yaitu UU nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan dengan realita di lapangan,” ungkapnya selaku KorSi, pada Senin sore (20/2).

Pernyataan tersebut dipertegas lagi oleh Fahri yang kala itu menjadi KorLap. Dirinya mengatakan bahwa ketidakseuaian yang dimaksud meliputi hak keamanan pekerja, dan hak mendapatkan upah para pekerja yang sampai saat ini hanya mendapat kurang dari 10%.  “Seharusnya upah pekerja naik 20% sampai 30% sesuai dengan naiknya harga pokok yang dibutuhkan,” ujar mahasiwa prodi MPAI tersebut.[]

 

 

Editor : Ika Nur K.