Archives by: Magang Rhetor

Magang Rhetor

0 comments

Magang Rhetor Posts

Puisi Sastra
Aku meninggalkanmu.. Namun sebelum itu, ku meminta bertemu Ya, untuk yang terakhir kali kataku Lantas kau datangi aku Aku mengungkapkan emosiku Aku membencimu Pergi adalah pilihanku   Namun ...
0

Puisi Sastra
Kupijaki langkah seribu malam Menatap langit dibawah naungan petang Semerbak angin menyayat malam   Ku rebahkan mata  seribu pandang Menatap pedih dibawah jalan Semerbak tangis menggerumuh petang   ...
0

Puisi Sastra
Krik…krik…krik… Terdengar nyanyian jangkrik Hening ditemani gemercik hujan Senyap begitu dingin Membuahkan kata-kata rindu Bunda… Jauh didalam hati dan pikiranku Bersama cinta yang bergemuruh damai Masih terukir jelas ...
0

Puisi Sastra
Tuhan, Aku malu… Wajahku selalu basah dengan sabun muka yang kukenakan, dan selalu belapiskan bedak agar timbul kecerahan darinya Bukan… Bukan  basah dan cerah karena air wudhu Mukenaku ...
0

Puisi Sastra
Nafas menderu keras Keringat basah bercucuran Kaki terseok-seok di atas aspal kering Begitu kerasnya hati Menerjang, Membabi buta Menyerang halangan yang di hadapi Apa yang dicari? Apa yang ...
0

Cerpen Sastra
Oleh: Ni’amul Qohar* Embun yang biasa ada di pagi hari kini telah hilang. Butiran-butirannya yang bagaikan kristal mutiara tersebut telah digantikan rintikan air hujan. Yogyakarta telah memasuki musim ...
0

Puisi Sastra
Oleh: Wahdatul Choir* Orang lain seperti itu Tapi seperti inilah Aku Mereka sama Aku yang berbeda Tawa, canda ria, bahagia Yang dirasanya Sedih, tangis, derita Yang Aku rasa ...
0

Puisi Sastra
Oleh: Yusika Intan Insiwi* Tanah kami kau renggut Atas nama kekuasaan kau sebut Tangisan pun kau telan lumat Asal tanah kan terpaut Halaman kami kau obrak abrik Pepohonan ...
0

Puisi Sastra
Oleh: Aghisty Hidayati Kawan… Dengarkan bisikan rumput kering Menangis dengan tersenyum Kawan… Dia mengajarimu Bagaimana hidup bukan sekedar sampah Namun sederhana Kawan… Lihatlah bagaimana burung dara memandang Jeli ...
0

Cerpen Sastra
Oleh: Gita Haryadi* K ONON, Andalusi, perempuan dari antah berantah itu luar biasa kuat. Ia mampu mencabut pohon dari akarnya lalu membawanya terbang macam Superman. Bedanya, kalau Superman ...
0