Abdur Rozaki: Saya Paling Dekat dengan Mahasiswa

lpmrhetor.com, UIN- (25/08) Hari kedua agenda Pengenalan Budaya Akdemik Kampus (PBAK) Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, berlangsung di fakultas masing-masing. Mahasiswa baru Fakultas Dakwah dan Komunikasi digiring ke Teatrikal Dakwah guna mengikuti kegiatan pengenalan fakultas.  Abdur Rozaki selaku ketua panitia PBAK tingkat universitas, turut hadir dalam acara pengenalan profil Fakultas Dakwah tersebut.

Ditemui oleh lpmrhetor.com selepas menghadiri acara tersebut, Abdur Rozaki yang belakangan diketahui merangkap sebagai ketua panitia PBAK fakultas ini mengonfirmasi bahwa dirinya dipilih atas dua kekuatan.

“Saya itu dipilih oleh dua kekuatan yaitu mahasiswa dan dosen, terutama rektor, ketua senat, sama  WD-WD 3 (Para WD 3 di setiap fakultas).” terang Rozaki.

Selain itu, Dia menganggap bahwa dirinya mampu memoderasi antara kepentingan mahasiswa dan kepentingan regulasi kampus sehingga dirinya terpilih sebagai 2 ketua panitia sekaligus.

Rozaki menuturkan, regulasi tersebut terkait dengan peraturan yang ada di PBAK, dan ia mengatakan bahwa dirinya menjadi sosok penengah. “Saya mencoba cari titik terang, menengahi antara kepentingan yang dalam hal ini diwakili oleh pihak rektor dengan mahasiswa,” katanya.

Wakil Dekan III Fakultas Dakwah ini menyatakan, bahwa terpilihnya dia sebagai ketua panitia secara rangkap sekaligus bukanlah sesuatu  hal yang sulit. Malah Ia mengatakan, “Mungkin karena saya  banyak memberikan ruang pada mahasiswa.”

Adanya kebijakan struktur kepanitiaan dalam agenda PBAK ini, dikuatkan olehnya bedasarkan regulasi Kementerian Agama. Kemudian, Ia menjelaskan kembali terkait regulasi pemilihan ketua panitia PBAK pada dasarnya memang mengharuskan dari dosen. Alasan lain adalah, dari sisi administratif keuangan negara berdasarkan peeraturan Kementerian Keuangan. Selain itu, sisi substansial yang turut mempengaruhi adanya kebijakan tersebut.

“Kita ingin PBAK ini betul-betul berorientasi pada budaya pengenalan akademik dan menghindari hal-hal yang tidak mendidik,” jelasnya.

Terkait garis koordinasi dalam struktur kepanitiaan PBAK, saat dikonfirmasi lpmrhetor.com, ia mengungkapkan. “Untuk garis koordinasi itu sederhana saja, yang penting proses susunan acaranya dikomunikasikan dan disetujui bersama,” katanya ringan.[]

Reporter: Septia Annur Rizkia

Editor : Ikhlas Alfarisi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *