Puisi Aghisti : Pulang

33
Sumber : GEOTIMES

Nafas menderu keras

Keringat basah bercucuran

Kaki terseok-seok di atas aspal kering

Begitu kerasnya hati

Menerjang,

Membabi buta

Menyerang halangan yang di hadapi

Apa yang dicari?

Apa yang dituju?

Rumah…

Rumah?

Keluarga

Rindu…

Mengukuhkan hati tuk bertemu

Kampung halaman yang disinggahi dulu

Namun hanya lemas yang ditemui

Hanya bangunan kokoh yang berdiri

Menantang siapa yang tak punya kuasa akan mati

Pulang…

Lalu dimana harus pulang?

You may also like

Puisi Siti: Aku yang Tak Suka Baca Tulis

Aku tak tahu apa-apa Tapi tak mau baca